Sejarah Karpet dan Perkembangannya

Sejarah Karpet dan Perkembangannya
KARPET

Karpet, benda ini mungkin Anda pernah atau sering melihatnya. Bahkan di rumah Anda mungkin ada karpet yang berada di ruang tamu, ruang keluarga, atau tempat-tempat yang lainnya.

Karpet sendiri merupakan tekstil penutup lantai, terdiri dari lapisan atas "berbulu" yang melekat pada alasnya. Karpet terkadang disebut sebagai ambal dan terkadang juga disebut sebagai permadani.

Istilah karpet berasal dari bahasa Italia Kuno kuno carpita, "carpire" yang berarti membului. Sementara itu, karpet disebut permadani karena pada abad ke 17, permadani Persia diperkenalkan setelah dibukanya jalur perdangangan dengan Eropa barat.

Pada artikel ini, kami ingin menjelaskan bagaimana sejarah karpet dan perkembangannya hingga saat ini.

Sejarah Karpet Bersimpul

Karpet sudah ada sejak zaman dahulu dan sudah menjadi tradisi tua. Buktinya adalah karpet pertama sudah ditemukan antara tiga sampai dua millennium sebelum masehi (SM). Karpet tertua ditemukan dalam kuburan di lembah Pazyrik yang diperkirakan berasal dari lima sampai empat abad SM.

Karpet yang ditemukan di lembah Pazyrik ini merupakan hasil penggalian arkeologi pada 1949. Karpet yang ditemukan oleh arkeolog tersebut merupakan karpet bersimpul tertua yang bahkan saat ini masih sering ditemukan.

Akhirnya karpet ini diberi nama karpet Pazyrik dan saat ini disimpan di Heritage Museum, Saint Petersburg.

Sejarah Karpet Bersimpul Tepi

Sleain karpet bersimpul, karpet bersimpul tepi juga sudah sangat lama sekali ditemukan. Karpet bersimpul tepi berasal dari semenanjung Anatolia Turki, yang asalnya dari masa dinasti Seljuk pada pertengahan pertama abad 13.

Karpet tersebut bertumpuk sebanyak delapan belas karpet lebar yang bermotif geometri serta kaligrafi kufic dan semi-kufic di tepiannya.

Bukti Lain Penemuan Karpet

Selain kedua karpet yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa bukti pendukung lainnya yang membuktikan bahwa karpet memang sudah ditemukan sejak lama. Bukti-bukti tersebut yaitu :

Ditemukan Potongan Kecil Karpet dari Turfan

Bukti pertama adalah ditemukannya potongan kecil karpet dari Turfan, selatan Turkmenistan. Potongan karpet ini diperkirakan sudah hadir sejak abad keenam setelah Masehi dan ditemukan di Jalur Sutra antara tahun 1904 sampai 1913.Penemuan ini juga menjadi bukti bahwasanya karpet memiliki peranan penting bagi perkembangan Islam di seluruh dunia.

Ditemukan Potongan Karpet di Kairo

Potongan karpet juga pernah ditemukan di al-Fustat, Kairo sekitar abad ke 19 atau 821 M. Penemuan ini membuktikan bahwa pada abad ke-12, 14, 15 M, karpet sudah mulai menggunakan motif hewan sebagai salah satu hiasannya.

Perkembangan Penggunaan Karpet

Pada abad ke 17,  dunia Barat menggunakan karpet hanya sebagai tutup meja atau hiasan dinding, masih belum untuk menutup lantai. Barulah pada abad ke 18, masyarakat barat menggunakan karpet sebagai penutup lantai.

Dan pada masa kini, di negara-negara barat banyak memakai karpet polyester atau nilon. Selain itu ada juga karpet merah yang banyak dipakai di dunia selebritis Hollywood.

Sementara itu bagi masyarakat suku tradisional Arab, Persia, dan Anatolia, karpet berfungsi sebagai pelindung dari serangan badai pasir, menutupi lantai, dan dibuat gorden untuk privasi. Selain itu ada juga yang menggunakan karpet sebagai selimut supaya tidak merasa kedinginan.

Namun untuk membeli karpet-karpet tersebut, Anda tidak perlu jauh jauh pergi ke luar negeri seperti Eropa atau Arab. Karena sudah ada carpetshop yang menyediakannya.

Carpetshop menyediakan berbagai jenis, bentuk, motif karpet berkualitas tinggi dengan harga yang cukup terjangkau. Untuk informasi selengkapnya, langsung saja kunjungi carpetshop.co.id

Share this Post:
Posted by Andika