Memiliki desain ruang meeting minimalis bisa membuat proses
brainstorming lebih nyaman untuk setiap karyawan. Bukan hanya itu, kalian juga
bisa menjamu tamu perusahaan ketika mereka datang ke kantor Anda tanpa harus
membuat mereka menunggu di lobby atau resepsionis.
Selain nyaman, ruang meeting juga harus dibuat agar kedap suara,
tertutup, dan menghilangkan semua distraksi yang bisa mengganggu konsentrasi
dalam pertemuan tersebut.
Oleh karena itu, kami memiliki beberapa rekomendasi desain ruang meeting minimalis yang bisa Anda aplikasikan di kantor.
4 Contoh Desain Ruang Meeting Minimalis
Kami akan membagi desain ruang meeting pada artikel ini menjadi empat jenis, yaitu:
Ruang Meeting Semi
Formal

Walaupun di awal tadi disebutkan bahwa ruang meeting harus tertutup,
ruang meeting semi formal justru bisa dibuat di open space. Walaupun posisinya
tetap harus terpisah dengan meja karyawan agar tidak terlalu berisik.
Ruang meeting semi formal biasanya dilengkapi dengan meja berukuran
lebih kecil untuk 4 hingga 5 orang.
Karena fungsi dari ruangan ini adalah untuk brainstorming tim, maka
dibutuhkan proyektor dan speaker di masing-masing meja.
Jangan lupa kita juga perlu memfasiltasi tiap ruangan dengan colokan listrik sesuai dengan jumlah kursi yang ada di meja tersebut.
Ruang Meeting Formal

Nah, sekarang kita berlanjut ke contoh desain ruang meeting formal yang
harus tertutup.
Untuk ruang meeting utama tempat menjamu tamu dari perusahaan lain, ruangan harus dilengkapi dengan berbagai macam
fasilitas seperti AC, kursi tambahan, proyektor, layar, dan lain-lain.
Bukan hanya itu, ruang meeting juga harus kedap suara. Jadi kalian perlu
membeli karpet untuk mengurangi gema ketika berbicara di dalam ruangan tersebut.
Tentunya karpet yang dipilih juga tidak boleh asal-asalan.
Sebagai desain ruang meeting minimalis, desain dari karpetnya pun harus
menyesuaikan dengan interior dari ruangan tersebut secara keseluruhan.
Kalian bisa lihat apa saja desain karpet minimalis yang tersedia di katalog Carpetshop.co.id untuk lebih lengkapnya.
Ruang Meeting Modern

Kebanyakan desain ruang meeting modern sebenarnya adalah versi lebih
kecil dari ruang meeting formal.
Di dalam setiap ruangannya, terdapat proyektor, komputer, speaker, serta
dinding peredam suara agar percakapan di dalam ruang meeting tidak akan
terdengar dari luar dan sebaliknya.
Salah satu yang menjadi ciri khas dari ruang meeting modern adalah
teknologi booking dan scheduling, dimana karyawan bisa membuat schedule kapan
ingin menggunakan ruangan tersebut jauh-jauh hari.
Dengan cara ini, setiap orang di kantor tidak akan saling berebut ketika ingin menggunakan ruang meeting tersebut.
Ruang Meeting Semi
Tradisional

Terakhir ada ruang meeting semi tradisional. Sesuai dengan namanya,
ruangan ini masih menggunakan desain interior layaknya ruang meeting di kantor
pada jaman dulu, yaitu meja bundar panjang di satu ruangan yang besar dan
dilengkapi banyak kursi disepanjang meja tersebut.
Meja dan kursi dari ruang meeting ini pun adalah meja kayu dengan ukiran
khas seperti set meja jaman dulu.
Yang membedakan hanyalah adanya teknologi seperti komputer dan proyektor
untuk mempermudah proses briefing dan memperjelas informasi yang akan
disampaikan.
Dalam membuat desain ruang meeting minimalis, ada banyak hal lain yang
perlu kalian pikirkan, Salah satunya koneksi internet di ruangan tersebut agar
bisa melakukan Zoom meeting dengan lebih lancar, serta fasilitas untuk
meningkatkan kenyamanan lain seperti jarak dari ruangan ke kamar mandi,
ketersediaan air minum, dan masih banyak lagi.

