Cara Pilih Tekstur Lantai Keramik berdasarkan Desain Interior Ruangan

Cara Pilih Tekstur Lantai Keramik berdasarkan Desain Interior Ruangan
PRODUK LAINNYA

Memahami cara pilih tekstur lantai keramik berdasarkan desain interior ruangan akan membuat Anda terhindar dari rasa menyesal karena salah pilih lantai. Sebab, di Indonesia pemilihan lantai masih kurang diperhatikan, khususnya lantai yang bertekstur.

Kebanyakan rumah yang kita kunjungi pasti masih menggunakan ubin putih seperti biasa. Walaupun tidak ada salahnya menggunakan ubin seperti ini, memilih tekstur lantai yang tepat bisa membuat desain interior rumah terlihat lebih mewah, nyaman, dan sesuai dengan keinginan kita.

Namun tekstur lantai sendiri pilihannya ada banyak. Oleh karena itu kami akan jelaskan bagaimana cara memilihnya dan apa saja yang perlu diperhatikan.

Cara Pilih Tekstur Lantai Keramik berdasarkan Desain Interior Ruangan

Dalam memilih tekstur lantai ruangan, ada 5 hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu:
  • Color palette
  • Pola
  • Fungsionalitas
  • Lighting
  • Longevity
Kami akan jelaskan satu per satu bagaimana lima point sederhana ini bisa mempengaruhi hasil desain rumah secara keseluruhan.

Perhatikan Color Palettenya

Perhatikan Color PalettenyaLantai akan memakan hampir 50% dari seluruh desain interior ruangan Anda. Oleh karena itu, pemilihan color palette sangat penting, sebab warna tersebut akan menjadi warna mayoritas di dalam ruangan.

Kami sarankan tentukan dulu color palette untuk lantai, sebelum berlanjut memilih warna dinding dan furniture lainnya. Karena tidak seperti dinding, lantai bertekstur tidak bisa di-mix dengan warna lain.

Perhatikan Polanya

Perhatikan PolanyaSetelah warna ditentukan, sekarang waktunya mencari pola dari lantai tersebut.Warna dan pola pada lantai sebenarnya berhubungan dengan satu sama lain. Sebagai contoh lantai dengan pola kayu umumnya punya range warna cokelat dan kuning, walaupun ada yang lebih cerah dan ada yang lebih gelap.

Begitu pun dengan lantai chromatic, lantai mozaik, dan masih banyak lagi.

Perhatikan Fungsionalitas dan Dampaknya dalam Ruangan

Perhatikan Fungsionalitas dan Dampaknya dalam RuanganCara pilih tekstur lantai keramik bukan hanya ditentukan berdasarkan visualnya, tapi juga fungsionalnya.Beberapa keramik punya tekstur lebih kasar, yang mana cocok bila di rumah Anda masih ada anak kecil agar lebih aman. Sedangkan keramik dengan tekstur lebih halus lebih cocok untuk ruangan yang akan ditutupi dengan karpet dan furniture, sehingga tidak semua bagian lantainya terekspos.

Pemilihan karpet dengan lantai keramik pun bisa dimanfaatkan untuk memperindah desain interior rumah.Bila melihat koleksi katalog di situs Carpetshop.co.id, kalian dapat mencari karpet yang punya pola atau warna senada dengan color palette dari lantai serta elemen pendukung di dalam ruangan tersebut.

Selain itu, ada juga keramik dengan pilihan tekstur mirip asli, misalnya lantai dengan pola kayu yang punya tekstur mirip kayu asli, atau lantai keramik batu dengan tekstur mirip permukaan bebatuan.

Padukan dengan Pencahayaan dalam Ruangan

Padukan dengan Pencahayaan dalam RuanganSalah satu cara pilih tekstur lantai keramik agar hasilnya semakin memuaskan adalah dengan memadukannya bersama lighting dalam ruangan.Sebagai contoh, ruangan dengan lighting redup akan cocok dipadukan bersama lantai dengan warna lebih cerah.

Begitu pun sebaliknya, ruangan dengan lighting cerah, seperti ruang tamu dan daput, lebih cocok dipadukan bersama lantai berwarna lebih gelap.

Cara pilih tekstur lantai keramik ini bukan hanya dilakukan untuk masalah keamanan dan mempermudah melihat lantai. Menggunakan lantai cerah di ruangan ber lighting cerah juga akan menciptakan pantulan cahaya terlalu banyak, sehingga membuat Anda merasa tidak nyaman.

Pilih Tekstur Lantai yang Tidak Termakan Jaman

Pilih Tekstur Lantai yang Tidak Termakan JamanTerakhir, pilih tekstur lantai yang tidak termakan zaman, dari segi warna maupun pola.

Sebenarnya kita sudah bisa melihat mana tekstur lantai keramik yang akan termakan zaman, dan mana yang akan tetap terlihat baru walaupun sudah 5 hingga 10 tahun setelahnya.

Cara paling aman adalah dengan memilih lantai pola dan tekstur kayu. Karena walaupun membuat rumah terasa lebih tradisional, faktanya lantai tekstur kayu yang dipadukan dengan dinding batu akan menciptakan desain interior tipe minimalis modern.

Kebalikannya, lantai dengan pola warna-warni bersuhu dingin, misalnya biru atau ungu, justru bisa membuat rumah terasa tua setelah 5 tahun.

Jika Anda tidak begitu suka dengan lantai kayu, kami sarankan gunakan lantai bertema monochromatic karena sama-sama bisa menciptakan kesan interior minimalis modern.

Kelima cara pilih tekstur lantai keramik ini bisa Anda terapkan ketika sedang pilih-pilih lantai di toko furniture ataupun sejak masih merencanakan desain interior rumah dalam bentuk 3D.

Karena dampaknya sangat besar pada hasil akhir interior, pikirkanlah pemilihan lantai keramik tiap ruangan rumah Anda dengan matang.

Share this Post:
Posted by Andika