Cara Mencuci Sajadah agar Tidak Bau Apek

Cara Mencuci Sajadah agar Tidak Bau Apek
SAJADAH

Sajadah merupakan salah satu alat yang penting untuk mendukung ibadah umat Islam. Biasanya sajadah terbuat dari bahan yang sama seperti karpet, namun sekarang ini, sajadah hadir dengan desain yang lebih dinamis dan praktis sehingga mudah untuk dibawa ke mana-mana. 


Tapi sadarkah Anda, kita seringkali lupa untuk membersihkan sajadah karena merasa sajadah hanya digunakan saat salat. Bahkan, perlengkapan ibadah lain seperti mukena dan sarung lebih sering mendapat perhatian untuk dibersihkan daripada sajadah. Padahal, sebagai alas beribadah, sajadah berfungsi untuk menjaga penggunanya agar tetap bersih. Jadi, menjaga kebersihan sajadah tentu juga harus menjadi prioritas. 


Ada beragam cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kebersihan sajadah. Salah satunya dengan rutin mencuci sajadah agar tak bau apek dan tak menjadi sarang debu. Agar sajadah tetap bersih dan tidak bau apek saat digunakan, simak tips mencuci sajadah berikut.



1. Perhatikan bahan sajadah

Saat hendak mencuci sajadah, perhatikan bahan dari sajadah itu. Umumnya Anda bisa menemukan selembar kain kecil dengan petunjuk perawatan di pinggir sajadah.

Penting untuk diketahui, ada beberapa sajadah yang tidak bisa dicuci dengan mesin cuci, sehingga Anda harus mencucinya dengan tangan. Bahkan sajadah yang terbuat dari sutra halus tidak bisa dicuci menggunakan air dan deterjen. Berbeda dengan sajadah yang terbuat dari bahan karpet yang tebal, sebaiknya Anda tidak mencucinya di mesin cuci agar bahan karpet tetap awet dan tidak mudah kusut. Anda bisa merendamnya dalam air yang sudah dilarutkan deterjen, kemudian sikat bagian belakang sajadah dengan lembut, lalu bilas dengan air bersih.


2. Pisahkan dari pakaian lain

Anda harus memisahkan sajadah dengan pakaian lain untuk menghindari risiko luntur. Pasalnya, sajadah dengan bahan batik atau tenun biasanya menggunakan pewarna pakaian yang bisa luntur saat dicuci.

Selain itu, untuk menjaga kualitas serat kain, memisahkan sajadah dengan pakaian lain wajib dilakukan agar sajadah tidak terkontaminasi najis pada pakaian. Ingat, sajadah digunakan untuk beribadah, proses pencucian juga harus dilakukan dengan air bersih dan suci.


3. Gunakan cairan pembersih noda

Bagian sajadah yang paling rawan kotor adalah di tempat sujud. Terkadang, wajah kita berkeringat atau hanya sekedar masih basah saat melakukan sujud di atas sajadah. Sayangnya hal ini menyebabkan muncul noda kuning pada sajadah dan membuat sajadah menjadi bau apek. Nah, untuk menghilangkannya, Anda bisa menggunakan cairan pembersih noda. Oleskam cairan pembersih noda ke area yang terkena noda, kemudian sikat dengan lembut hingga noda hilang. Lalu rendam sajadah dalam air deterjen , kemudian bilas hingga bersih.


4. Jemur sajadah

Setelah semua proses pencucian selesai, Anda tidak disarankan memeras sajadah seperti memeras pakaian lain. Hal tersebut hanya akan merusak material sajadah, apalagi jika sajadah Anda terbuat dari sutra dan beludru.

Hal yang perlu Anda lakukan setelah membilasnya dengan air bersih adalah menggantung sajadah tanpa diperas. Jemur sajadah dan jauhkan dari sinar matahari langsung. Biarkan sisa air cucian mengalir sendiri sampai sajadah akan mengering secara alami. 


5. Menyimpan sajadah dengan baik

Melakukan proses pencucian yang benar tak menjanjikan sajadah Anda akan tetap bersih dan tak apek. Pasalnya, jika tidak disimpan dengan baik, pada akhirnya sajadah akan menjadi lembab dan bau apek. Jadi, jika setelah dicuci sajadah tidak digunakan, simpan sajadah di tempat yang sejuk dan tertutup untuk menghindari debu dan kotoran.

Hal yang sama juga berlaki untuk sajadah yang baru saja Anda gunakan. Pastikan Anda tidak melipat sajadah yang baru saja digunakan untuk salat. Biasanya akan ada sisa kelembaban setelah digunakan dengan kaki yang basah, jd Anda perlu membentangkannya sebentar hingga sajadah benar-benar mengering, lalu lipat dengan posisi area sujud di dalam. Hal ini dilakukan untuk mencegah sajadah berbau apek dan lembap, serta munculnya noda kuning pada area sujud dan pijakan kaki. 


Itulah beberapa tips mencuci dan merawat sajadah agar tetap bersih dan terhindar dari bau apek. 

Namun, tidak ada salahnya loh memiliki 2 atau 3 buah sajadah yang bisa Anda gunakan bergantian saat sajadah lain sedang dicuci.


Nah, tapi jika Anda bingung mencari sajadah terbaik, Anda tidak perlu khawatir. Anda bisa langsung mengunjungi www.carpetshop.id


carpetshop.id menyediakan sajadah berkualitas yang awet dan nyaman. Salah satu koleksi sajadah terbaik yang ada di carpetshop.id adalah 
Sajadah MedinahSajadah Medinah tersedia dalam 2 motif (desain masjid dan polos) serta 2 warna (hijau dan maroon). Sajadah Medinah juga tersedia dalam ukuran 105cm x 570cm dengan bentuk 1 roll yang bisa digunakan hingga 10 orang. Selain itu, Sajadah Medinah juga bisa dibeli secara meteran.

Anda juga bisa melihat-lihat berbagai pilihan Karpet dengan motif, warna dan ukuran yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan di rumah Anda. Adapun beberapa produk karpet dari carpetshop.id yang merupakan produk best seller adalah Karpet Karpet Maroc, Maroc Galaxy, Silky Galaxy, Super Shama, Stardust, dan Mirzae.
Sebagai karpet best seller yang tentunya menjadi pilihan banyak orang, Karpet tersebut memiliki kualitas yang tidak perlu diragukan lagi. Anda bisa melihat dan membeli semuanya di  www.carpetshop.id atau melalui marketplace kesayangan Anda dengan menggunakan kata kunci pencarian "Carpet Shop"



CARPETSHOP.ID

SHOPEE : https://shopee.co.id/carpetshop

SHOPEE MALL : https://shopee.co.id/carpetshopofficial

TOKOPEDIA OFFICIAL : (LINK : https://www.tokopedia.com/carpetshop )

TOKOPEDIA FREE ONGKIR : ( LINK : https://www.tokopedia.com/carpetshopgroup )

LAZADA : https://www.lazada.co.id/shop/carpetshopcoid/?path=index.htm&langFlag=id&lang=id&pageTypeId=1

LAZMALL : https://www.lazada.co.id/csgid/?q=All-Products&langFlag=id&from=wangpu&lang=id&pageTypeId=2

BLIBLI : https://www.blibli.com/merchant/carpetshop-co-id/CAD-70015

Share this Post:
Posted by Yessica